Rugby

Anda di sini

Dari tim akar-rumput hingga tim-super internasional, rugby membentuk tulang punggung olahraga Selandia Baru, dan Kiwi (julukan penduduk Selandia Baru) adalah penggemar rugby yang bangga dan penuh semangat.

Mencuat dari kota besar, kota kecil dan padang di pedesaan, tidak ada bagian dari bentangan alam Selandia Baru yang lengkap tanpa satu set tiang gol Rugby. Tanda-tanda olahraga tersebut ada di setiap sudut, baik anak kecil yang sedang menyempurnakan tendangannya di taman maupun pendukung yang bangga memakai kaus timnya ke mal, mau tidak mau Anda terpesona oleh permainan itu.

Rugby diperkenalkan ke Selandia Baru pada tahun 1870 oleh Charles Monro. Lahir di dekat Nelson, Monro belajar di Inggris sebelum pulang ke kampung halaman. Ia memperkenalkan permainan tersebut kepada teman-temannya di Nelson, yang berujung pada permainan tersebut dimainkan di Botanical Reserve, Nelson (sebuah prasasti kini berdiri di pinggir lapangan untuk memperingati permainan tersebut).

 
Kini, rugby merupakan bagian dari kebudayaan Kiwi (julukan penduduk Selandia Baru), dengan empat acara besar mendominasi kalender olahraga tahunan kami. Anda dapat mendengar tarian Haka yang agung menggema saat tim All Blacks berhadapan dengan lawannya di kompetisi Tri Nations dan Bledisloe Cup. Secara lokal, tim regional berlaga untuk memperebutkan kejuaraan rugby nasional di kompetisi Super 15 dan ITM Cup
Baca selengkapnyaTutup
Temukan & pesan penerbangan