Dargaville

Dargaville adalah kota sungai Northland dengan sejarah menarik. Kota ini menjadi titik keberangkatan yang tepat untuk menjelajahi sepanjang Kauri Coast.

Dargaville dibangun di sepanjang tepian Northern Wairoa River yang lebar, dan dua setengah jam berkendara ke arah barat laut dari Auckland. Pemukiman suku Maori dan marae (balai pertemuan) telah tersebar di sekitar wilayah ini selama ratusan tahun.

Kotapraja Dargaville didirikan oleh pebisnis Irlandia Joseph McMullen Dargaville pada tahun 1870-an selama masa kejayaan penebangan dan penggalian getah pohon kauri. Kota ini sebagian besar dihuni oleh imigran dari Dalamatian, yang keturunannya masih hidup di sana hingga saat ini. Peternakan sapi perah merupakan industri utama setempat; distrik ini juga menghasilkan sekitar dua pertiga tanaman kumara (ubi jalar) Selandia Baru.

Kota ini begitu bangga akan warisannya, dengan menggunakan kembali banyak bangunan dari abad ke-19-nya – Anda akan menemukan kafe, toko-toko seni, dan peluang eceran menarik lainnya. Hotel dan motel, penginapan backpacker dan motor camp berjajar di sepanjang sisi kota sebagai penghormatan atas masa lampau, seperti Gumdigger Statue. 

Dargaville Museum memiliki koleksi artefak suku Maori yang menarik, harta karun kapal karam, dan pameran penggalian getah. Di dekat Matakohe, sebuah museum bertema menghormati industri pohon kauri yang bersejarah.

Dargaville telah tumbuh menjadi destinasi wisata dalam dua dekade terakhir, khususnya sebagai pangkalan untuk mengunjungi surga rekreasi Kauri Coast yang belum terjamah.

Dargaville memiliki Bandara kecil dan berada dalam jangkauan dari terminal udara Whangarei yang lebih besar. Kota ini juga dilayani oleh dua layanan bus utama yang menyediakan perjalanan harian ke Auckland.

Fakta fungsional: Perkiraan populasi: 4.800 jiwa, beragam pilihan pertokoan dan layanan.
 

 

Baca selengkapnyaTutup
Temukan & pesan penerbangan