Perjalanan Nadine Chandrawinata di Selandia Baru

8 HARI

743 km

Daya tarik

  • Aksi dan petualangan
  • Daya tarik wisata utama
  • Bertemu satwa liar

Kedekatan

Anda di sini

  • Beranda
  • Perjalanan Nadine Chandrawinata di Selandia Baru

Lakukan perjalanan yang terinspirasi oleh Nadine Chandrawinata menuju South Island.

Dari kota Christchurch yang semarak, pergilah ke Akaroa untuk menikmati sejarah dan bertemu satwa liar. Saksikan keindahan langit malam di Lake Tekapo, berkelana alam di gletser terpanjang Selandia Baru di Aoraki Mount Cook, dan daki air terjun di Wanaka. Kemudian lanjutkan ke Queenstown untuk bertualang, menyaksikan pemandangan indah, dan tur dengan kendaraan 4WD di kota hantu.

Hari ke-1: Christchurch

Jelajahi semarak Bentang Alam Urban
Christchurch - Canterbury
Street Art, Christchurch - Canterbury

By Tourism New Zealand

Christchurch - Canterbury

Christchurch - Canterbury

Akomodasi Christchurch

Daya tarik

  • Seni jalanan yang memikat
  • Berperahu di Sungai Avon
  • Kawasan belanja dan pasar

Rekomendasi Christchurch

Kota Christchurch menjanjikan perpaduan eklektik antara keanggunan sejarah dan budaya kontemporer.

Cari tahu selengkapnya

Dengan perpaduan yang menarik antara atraksi wisata sejarah, budaya yang semarak, dan ruang-ruang modern, Christchurch adalah tempat yang tepat untuk mengawali liburan Anda di Selandia Baru. 

Jelajahi kota yang menawan ini dengan menaiki trem bersejarah yang telah dipugar dengan indah atau ikuti pesiar santai menyusuri Avon River di atas sampan khas zaman Edward. Ada begitu banyak atraksi wisata di sepanjang jalan seperti Cathedral Junction, Canterbury Museum dan Botanical Gardens yang indah.

Ketika berjalan-jalan, pasang mata Anda untuk melihat berbagai contoh seni jalanan yang menambah semaraknya ruang-ruang urban di kota ini.

Pada petang hari, kunjungi salah satu di antara banyak tempat makan di Victoria Street, Stranges Lane, atau The George.

Hari ke-2: Akaroa

Temui Satwa Liar Selandia Baru yang unik
Christchurch - Canterbury
Pohatu penguins, Christchurch - Canterbury

By Pohatu penguins

Kedekatan

  • By car: Christchurch ke Akaroa pergi-pulang
  • By : 3 jam | 160 km

Daya tarik

  • Bertemu satwa liar
  • Arsitektur warisan & kolonial Prancis
  • Hidangan mewah

Pergilah ke kota kolonial Prancis yaitu Akaroa, dan temukan keunikan sejarah Prancis di kota ini dengan bangunan-bangunan bersejarah dan masakan Prancis.

Pada sore hari, ikuti tur off-road 4WD ke salah satu koloni penguin biru terbesar di negara ini di Pohatu. Perjalanan ini berkelok-kelok melewati teluk dan ceruk kecil yang damai, serta menyajikan pemandangan spektakuler kawah gunung berapi kuno yang membentuk Banks Peninsula.

Di Pohatu, Anda akan memperoleh kesempatan mengamati penguin biru kecil di habitat alaminya saat mereka berenang ke pantai pada petang hari untuk kembali ke sarang.

Hari ke-3: Lake Tekapo

Amati bintang bermunculan saat malam tiba
Christchurch - Canterbury
Church of the Good Shepherd, Christchurch - Canterbury

By Tourism New Zealand

Daya tarik

  • Mengamati bintang
  • Berjalan kaki dan lintas alam
  • Satwa Liar Pegunungan Alpen

Kedekatan

  • By car: Akaroa ke Lake Tekapo
  • By : 3 jam 45 menit | 281 km

Jelajahi Lake Tekapo

Cari tahu selengkapnya

Berangkatlah lebih pagi dari Akaroa melintasi daerah pedesaan Canterbury yang berpetak-petak menuju Lake Tekapo.

Dengan danau berwarna biru kehijauan yang indah dikelilingi pegunungan berpuncak salju nan megah, Lake Tekapo selalu memukau ke mana pun Anda memandang. Luangkan waktu untuk menjelajahi area ini dengan berjalan kaki, atau bersepedalah di tepian danau menuju Church of the Good Shepherd untuk menyaksikan pemandangan pegunungan Alpen Selatan yang unik melalui jendela altar. 

Jika Anda ingin melepas lelah dan bersantai, jangan lewatkan Kolam Air Panas Tekapo Springs

Pada malam hari, pergilah ke Mount John Observatory dan habiskan malam yang spektakuler dengan mengamati bintang di Dark Sky Reserve atau cagar alam langit malam terbesar di dunia. Jika beruntung, Anda dapat menyaksikan Cahaya Selatan, yang biasanya terlihat paling jelas antara bulan April hingga September.

Hari ke-4: Aoraki Mount Cook

Jejakkan kaki di gletser kuno
Christchurch - Canterbury
Scenic flight over Mount Cook, Christchurch - Canterbury

By Camilla Rutherford

Christchurch - Canterbury

Christchurch - Canterbury

Akomodasi Aoraki Mount Cook

Daya tarik

  • Mengamati bintang
  • Tarn Alpen, ladang herbal, dan gletser
  • Bertemu satwa liar

Kedekatan

  • By car: Lake Tekapo ke Aoraki Mount Cook
  • By : 1 jam 30 menit | 120 km

Setelah pagi yang santai, berkendaralah sebentar menuju Aoraki Mount Cook National Park, rumah bagi gunung tertinggi dan gletser terpanjang di Selandia Baru.

Kelana alam berpemandu di sepanjang Hooker Valley adalah hal yang wajib dilakukan oleh para pecinta alam. Bentang alam yang megah akan membuat Anda ingin selalu mengambil foto di setiap tikungan, saat pemandu Anda menunjukkan lokasi dan satwa liar yang unik di area ini.

Untuk melihat pemandangan pegunungan Alpen Selatan lainnya, naiklah dalam penerbangan wisata ke Mount Cook dan Tasman Glacier. Beberapa penerbangan akan mendarat di atas es, sehingga Anda dapat keluar dan berjalan di permukaan gletser untuk melihat kekuatan luar biasa bentang alam gletser ini secara langsung.

Atau jelajahi gletser dari danau titik akhir gletser saat Anda berkelok-kelok melintasi gunung es dan moraine lateral di atas perahu penjelajah yang dirancang khusus.

Hari ke-5: Wanaka

Daki ngarai dan jelajahi air terjun
Wanaka
Climbing waterfalls via ferrata, Wanaka

By Camilla Rutherford

Wanaka

Wanaka

Akomodasi Wanaka

Kedekatan

  • By car: Aoraki Mount Cook ke Wanaka
  • By : 2 jam 3 menit | 209 km

Pengalaman yang direkomendasikan di Wanaka

Cari tahu selengkapnya

Lanjutkan perjalanan Anda ke arah selatan menuju kota alpen yang menawan, Wanaka.

Dengan aktivitas yang tersedia sepanjang tahun seperti memancing, kelana alam, menyusuri ngarai, dan bersepeda, selalu ada hal yang bisa dilakukan oleh semua orang di kota kecil ini. 

Habiskan hari Anda dengan menjelajahi dataran tinggi Wanaka yang khas. Ikuti Ridgeline Adventures Tour dan berkendara dengan kendaraan 4WD di sepanjang jalanan terjal dan melintasi lembah sungai menuju lahan pertanian dataran tinggi yang asli.

Untuk petualangan yang mengesankan, cobalah memanjat air terjun bersama Wildwire. Dengan rute memanjat yang telah direncanakan secara aman, seberangi jembatan kawat, temukan kolam-kolam tersembunyi, dan singgahlah untuk makan siang di lokasi piknik yang indah sebelum memanjat sisi air terjun yang spektakuler. 

Di sore hari, sewalah sepeda dan lintasi salah satu di antara banyak jalur bersepeda di Wanaka yang memesona. Tur berpemandu juga tersedia.

Hari ke-6: Queenstown

Rasakan Ketegangan di Queenstown
Queenstown
Jet boating on Lake Wakatipu, Queenstown

By Camilla Rutherford

Daya tarik

  • Lompat bungy dan berperahu jet
  • Kelana alam sehari dan pemandangan indah
  • Tur kilang anggur

Kedekatan

  • By car: Wanaka ke Queenstown
  • By : 1 jam 10 menit | 68 km

Berkendaralah menuju Queenstown dan bersiaplah merasakan satu hari penuh aksi di pusat petualangan Selandia Baru.

Sebagai tempat asal bungy, Kawarau Bridge adalah tempat yang sempurna untuk lompat bungy. Atau, naiklah gondola menuju Skyline dan cobalah zip lining melintasi kanopi hutan yang berada tinggi di atas Queenstown.

Jika Anda tidak ingin bergelantungan dengan tali, naiklah Hydro Attack's sebuah kendaraan air semi selam berbentuk hiu dan ikuti perjalanan menegangkan melintasi Lake Wakatipu, lengkap dengan lompatan, menyelam, dan putaran.

Setelah satu hari penuh dengan aktivitas yang memacu adrenalin, luangkan waktu untuk bersantai dan habiskan malam menikmati berbagai restoran kelas dunia dan kehidupan malam yang semarak di Queenstown.

 

Hari ke-7: Queenstown hari ke-2

Temukan sungai Emas
Queenstown
Panning for gold, Queenstown

By Camilla Rutherford

Queenstown

Queenstown

Jelajahi Queenstown selengkapnya

Daya tarik

  • Jelajahi kota hantu
  • Mendulang emas
  • Ziptrek ecotours

Pengalaman terbaik di Queenstown

Cari tahu selengkapnya

Hari kedua Anda di Queenstown akan membawa Anda melintasi jalur terpencil bersama tur Nomad Safari menuju pemukiman pertambangan emas bersejarah di Macetown.

Kota yang dulunya merupakan komunitas yang ramai ini telah ditinggalkan sejak abad kesembilan belas. Tidak ada jalan beraspal menuju Macetown, sehingga perjalanan menuju ke sana sudah merupakan kesenangan tersendiri dengan perjalanan off-road yang menembus beberapa sungai dan lembah. Jelajahi kota dan pelajari sejarah menarik kawasan ini. Anda bahkan mungkin memperoleh kesempatan mendulang emas.

Akhiri perjalanan Anda di Queenstown dengan terjun payung yang memacu adrenalin dari ketinggian 15.000 kaki (4.500 meter). Hadapi rasa takut Anda saat terjun bebas di atas bentang alam paling menakjubkan di Selandia Baru.

Kemudian terbanglah kembali ke Christchurch pada petang hari untuk melewatkan malam terakhir Anda di Selandia Baru.

Hari ke-8: Christchurch

Habiskan malam terakhir Anda di Selandia Baru dengan bersantai. Jika ada waktu, kunjungi area perbelanjaan unik di Christchurch seperti Tannery, yang merupakan perpaduan antara pengalaman berbelanja di butik dengan pertokoan eklektik dan modern, atau The Colombo, sebuah kawasan belanja bergaya Eropa di mana Anda dapat menemukan sebuah bioskop seni serta kafe, restoran, dan bar mewah.

Kemudian ucapkan salam perpisahan dan pergilah ke bandara untuk perjalanan pulang Anda.

Informasi yang berguna untuk membantu Anda memulai

  • Bepergian

    Bepergian keliling di Selandia Baru mudah dilakukan dengan adanya beragam pilihan transportasi yang tersedia.

    Read more

  • Tempat bermalam

    Ada banyak pilihan akomodasi, berapa pun anggaran dan apa pun gaya bepergian Anda.

    Read more

  • Iklim dan Cuaca

    Berkunjunglah pada Musim Semi atau Gugur untuk menikmati cuaca hangat, harga yang lebih murah, dan antrean yang lebih pendek.

    Read more

Anda mungkin juga tertarik pada

10 hal utama yang dilakukan Nadine di Selandia Baru →

Rencanakan Liburan di Selandia Baru →

Pesan Sekarang untuk Liburan di Selandia Baru →