Pouto Peninsula dan Ripiro Beach

Anda di sini

Hutan belantara pasir, laut, dan langit yang terpencil, Pouto Peninsula dan Ripiro Beach menghadirkan perjalanan satu hari yang luar biasa dari Dargaville.

Dari Dargaville Anda bisa berkendara ke selatan di sepanjang Pouto Peninsula, yang membentuk sisi utara gerbang masuk ke Kaipara Harbour. Kaipara tidak hanya terbesar di Selandia Baru, juga paling sulit dilayari. Pintu gerbangnya dijaga oleh gosong pasir yang berbahaya.Pouto Peninsula sendiri merupakan gunung pasir yang besar. Hal-hal menarik termasuk bukit pasir besar, danau air tawar dan lembah. Pemandangannya berubah secara teratur saat angin mengubah muka bukit pasir tersebut. Area tepat di lepas pantainya disebut Graveyard, karena banyak kapal karam di sini (sekitar 150 kapal). Saat kondisi pasang surut dan pasir tertentu, sisa-sisa perkaraman tersebut dapat menonjol sebagian di lepas pantai atau pasir.Dari ujung jalan Anda bisa berjalan menuju Pouto Point Lighthouse. Mercusuar kayu tiga lantai ini dibangun tahun 1884 dan sekarang dilindungi oleh Historic Places Trust. Kaipara Harbour pernah menjadi yang tersibuk di Selandia Baru, saat kapal nelayan membawa kayu dari hutan kauri kawasan itu.Berada dari tanjung utara Pouto Peninsula sepanjang jalan menuju Maunganui Bluff adalah Ripiro Beach, bentangan pesisir untuk selancar yang bisa dilalui kendaraan sepanjang 100 kilometer. Jalan raya pantai ini berbatasan dengan tebing lignite, dan mudah ditemukan dedaunan rata yang membatu dan melapuk di bebatuan seperti batu bara itu. Pantai itu menggabungkan pemukiman pantai Glinks Gully, Baylys Beach dan Omamari. Aranga Beach merupakan ujung dari jalan ini, dan permulaan jalan di pantai yang mengarah sepenuhnya ke Hokianga Harbour.
Temukan & pesan penerbangan